Jumlahkan, kurangkan, kalikan, atau bagi dua pecahan dan lihat hasilnya dalam bentuk paling sederhana beserta nilai desimalnya.
Contoh
1/2 + 1/3 adalah 5/6, sekitar 0,83333333. Perkalian memberi 2/3 × 9/4 = 3/2 atau 1,5; pembagian memberi 5/8 ÷ 5/16 = 2/1; dan 3/4 − 5/6 adalah −1/12.
Metode perhitungan
Penjumlahan dan pengurangan menyamakan penyebut kedua pecahan: 3/4 − 5/6 menjadi 9/12 − 10/12 = −1/12. Perkalian mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, sedangkan pembagian mengalikan dengan kebalikan pecahan kedua. Setiap hasil dibagi dengan faktor persekutuan terbesar pembilang dan penyebutnya, dan tandanya ditempatkan pada pembilang.
Catatan penting
Pembilang dan penyebut harus bilangan bulat, dan penyebut 0 ditolak karena pecahan seperti itu tidak bernilai. Membagi dengan pecahan yang pembilangnya 0 juga tidak terdefinisi dan ditolak. Baris desimal dibulatkan untuk ditampilkan, jadi 5/6 tampil sebagai 0,83333333 meskipun angkanya berulang tanpa henti.
Pertanyaan umum
Bagaimana memasukkan bilangan campuran seperti 2 1/4?
Ubah dulu menjadi pecahan tidak murni: kalikan bilangan bulatnya dengan penyebut lalu tambahkan pembilang, sehingga 2 × 4 + 1 = 9 dan Anda memasukkan 9/4. Untuk membaca hasil tidak murni sebagai bilangan campuran, bagilah: 3/2 adalah 3 ÷ 2, yaitu 1 sisa 1, jadi 1 1/2.
Apakah hasilnya selalu disederhanakan?
Ya. Kedua bagian dibagi dengan faktor persekutuan terbesarnya, sehingga 2/3 × 9/4 menghasilkan 18/12 yang ditampilkan sebagai 3/2, dan 1/3 + 1/6 tampil sebagai 1/2. Hasil bilangan bulat tetap memakai penyebut 1, seperti 2/1, sehingga terlihat bahwa pembagiannya pas.
Sebaiknya memakai pecahan atau desimal?
Pertahankan pecahan bila hasilnya harus tepat, misalnya saat menyesuaikan resep atau ukuran; 5/6 tidak bisa ditulis persis sebagai desimal. Gunakan desimal untuk membandingkan nilai dengan cepat atau memasukkannya ke alat lain, dengan mengingat bahwa tampilannya dibulatkan.