Hitung upah normal, upah lembur, dan total penghasilan kotor dari tarif per jam, pembagian jam, serta pengali lembur.
Contoh
Dengan tarif 20 per jam, 40 jam normal menghasilkan 800 dan 5 jam lembur dengan pengali 1,5 menghasilkan 150, sehingga totalnya 950. Lima jam yang sama dengan pengali dua kali menghasilkan 200 dan membuat total menjadi 1.000.
Metode perhitungan
Upah normal adalah tarif per jam dikalikan jam normal. Upah lembur adalah tarif per jam dikalikan pengali lembur lalu dikalikan jam lembur. Kedua jumlah itu dijumlahkan menjadi total kotor, dan setiap bagian ditampilkan terpisah agar mudah dicocokkan dengan slip gaji.
Catatan penting
Andalah yang menentukan pembagian jamnya, karena alat ini tidak menerapkan ambang lembur sendiri. Hak atas lembur, ambang jam, dan besaran pengali berbeda menurut negara, perusahaan, dan kontrak, sementara tunjangan malam, hari libur, akhir pekan, istirahat tak dibayar, pajak, dan potongan tidak ikut dihitung.
Pertanyaan umum
Pengali berapa yang harus saya isi?
Satu setengah kali ditulis 1,5 dan dua kali ditulis 2. Aturannya berbeda-beda: di Amerika Serikat banyak pekerja menerima 1,5× untuk jam di atas 40 per minggu, sedangkan Jepang menetapkan premi hukum minimal 25%, yang diisi sebagai 1,25, dengan tarif lebih tinggi bila lembur bulanan melewati 60 jam. Gunakan angka dari kontrak atau aturan setempat Anda.
Bisakah jam normal lebih dari 40?
Bisa. Kedua kolom jam berdiri sendiri, karena titik mulai lembur tidak sama di setiap tempat. Masukkan jam persis seperti pembagian di slip gaji Anda; bila jam lembur 0, totalnya hanya upah normal, misalnya 800 dari tarif 20 per jam selama 40 jam.
Bagaimana memeriksa slip gaji dengan ini?
Bandingkan setiap baris, bukan hanya totalnya. Pekerja dengan tarif 18 per jam, 38 jam normal, dan 6 jam lembur pengali 1,5 seharusnya melihat 684 upah normal dan 162 upah lembur, total 846. Contoh bulanan dalam yen: 160 jam dengan tarif 1.500 ditambah 20 jam lembur pengali 1,25 memberi 240.000 plus 37.500, yaitu 277.500 kotor.